KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan kasih karunianNya sehingga artikel Best Practice yang berjudul “Upaya Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan Melalui Fitur Laboratorium Maya” dapat terselesaikan sesuai dengan jawadal yang telah ditentukan.

Artikel Best Practice  ini diajukan sebagai tugas dalam kegiatan PembaTIK Level 4 tahun 2020. Artikel ini dibuat untuk mengetahui bagaimana penggunaan fitur laboratorium maya dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA terkhususnya pada pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan. Dipilihnya laboratorium maya sebagai media pembelajaran, karena media ini sesuai dengan karakteristik latar belakang siswa kelas VIII yang lebih cenderung aktif ketika pembelajaran berlangsung dan perkembangan teknologi revolusi pendidikan 4.0.

Artikel Best Practice merupakan uraian hasil pengalaman nyata penulis sebagai seorang guru dalam memecahkan masalah yang dijumpai sesuai dengan tujuan pembelajaran dan memilik nilai manfaat baik secara langsung untuk guru itu sendiri atau tidak langsung meliputi (peserta didik, masyarakat, rekan sejawat lainnya). Artikel Best Practice juga berisi cara pembaharuan atau sebuah inovasi untuk meningkatkan pembelajaran di lingkungan sekolah bagi guru itu sendiri.

Penyusunan Artikel Best Practice ini dapat terselesaikan tepat waktu tentunya tidak terlepas adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan yang luar biasa, khususnya kepada:

  1. Ferdinand Wijaya, S.Pt, M.AP Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya.
  2. Lampung, S.Pd, MM Kepala Bidang Disdik
  3. Evi Evayanti, S.Sos Kepala SMP Negeri 3 Murung
  4. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Murung Raya
  5. Dewan Guru SMP Negeri 3 Murung
  6. Peserta Didik SMP Negeri 3 Murung

Puruk Cahu, 17 Oktober 2020

Bayu Putra, S.Pd

BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi yang begitu pesat pada saat sekarang ini membawa kita untuk selalu mengupdate pengetahuan kita terhadap kemajuan perkembangan teknologi yang ada, sebagai salah satu contoh perkembangan teknologi yang selalu mengalami peningkatan dari hari ke hari adalah Handphone, pada zaman dahulu Handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi saja yaitu berupa telpon atau berbicara langsung dan SMS (Short Message Service), seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesan Handphone pun sudah berubah fungsi tidak lagi digunakan sebagai alat berbicara langsung dan SMS (Short Message Service) tetapi sudah memberikan pelayanan yang sangat canggih sehingga sebutan Handphone pun sudah mulai ditinggalkan dan berganti dengan Smartphone, penyematan kata Smart (pintar) jauh lebih tepat jika melihat fitur-fitur yang disuguhkan.

Kemajuan perkembangan Smartphone tentunya juga didukung dengan akses internet yang cepat dan murah. Jika kita diajak kembali menengok kebelakang beberapa tahun yang lalu kecepatan internet tidaklah secepat sekarang ini yang dimana kecepatan internet dahulu hanya ada pada level E/Edge (Enhanced Data Rate For GSM Evolution), selain itu biaya untuk menggunakan internet pada saat itu cenderung mahal, seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat di negara Indonesia jaringan internet pun ikut mengalami perkembangan yang sangat pesat, hampir menyeluruh disemua daerah sudah pada level 4G (Fourth Generation Technology) yang dimana kecepatan internet sudah sangat stabil dan cepat, selain itu jika dibandingkan dari sisi biaya untuk penggunaan internet pada saat ini sudah cukup murah.

Namun, pada kenyataannya tidak semua orang memanfaatkan dan menggunakan teknologi ini dengan bijak, sebagai contoh pada penggunaan Smartphone, masih banyak orang-orang yang kencanduan menggunakan Smartphone, berjam-jam jam setiap harinya mereka habiskan waktu hanya untuk menggunakan Smarthphone, baik itu untuk update status di sosial media, menonton youtube ataupun bermain game online.

Keadaan seperti itu juga terjadi di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, cukup banyak mereka yang usianya masih remaja ataupun pemuda menghabiskan waktu hanya untuk menggunakan Smartphone, hal ini terbukti ketika pada sore atau malam hari di sudut-sudut jalan, alun-alun kota dan cafe-cafe yang menyediakan fasilitas wifi gratis sudah pasti banyak di jumpai sekumpulan remaja dan pemuda yang sedang asik bermain Smarthphone, baik itu untuk update status di sosial media, menonton youtube ataupun bermain game online.

Sebagai seorang guru penulis tentunya sangat prihatin melihat kejadian seperti ini, apa lagi sekarang ini dunia bahkan Negara Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19 yang dimana semua proses pembelajaran dilakukan melalui BDR (belajar dari rumah) PJJ (pembelajaran jarak jauh) bagi daerah yang berzona merah, kecuali daerah yang berzona hijau boleh melakukan pembelajaran secara tatap muka langsung, ataupun zona kuning bisa mengkombinasikan antara BDR (belajar dari rumah) PJJ (pembelajaran jarak jauh) dan tatap muka langsung tetapi tetap mengutamakan kesehatan dan menggunakan protokol kesehatan.

Peserta didik setiap harinya melakukan pembelajaran dari rumah, semua penjelasan dan tugas yang diberikan oleh masing-masing guru dikirimkan langsung dengan bantuan internet ke Smartphone mereka masing-masing, dengan kondisi seperti ini tentunya menambah keinginan peserta didik selalu dan selalu untuk menggunakan smartphone.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh penulis ke beberapa peserta didik di SMP Negeri 3 Murung, setelah peserta didik selesai mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru mereka melanjutkan menggunakan Smartphone untuk sekedar update status sosial media menonton youtube ataupun bermain game online.

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang diminati oleh peserta didik termasuk di SMP Negeri 3 Murung, banyak peserta didik berpendapat jika mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mata pelajaran yang sulit, banyak hafalan, ada rumus dan berhitungnya sehingga kurang menyenangkan.

Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dari seseorang terhadap objek, minat juga bisa diartikan sebagai suatu rasa suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh.

Laboratorium Maya merupakan salah satu fitur pada portal rumah belajar yang menyediakan materi praktik langsung secara virtual bagi peserta didik, dengan adanya laboratorium maya ini peserta didik bisa melakukan percobaan sendiri secara virtual tentunya lebih aman, bisa dimana saja, kapan saja atau dengan siapa saja.

Berdasarkan latar belakang yang sudah di uraikan oleh penulis maka penulis memilih judul yang tepat yaitu “Upaya Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan Melalui Fitur Laboratorium Maya”.

B.   Rumusan Masalah

  1. Bagaimana minat siswa pada pelajaran IPA pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan melalui fitur laboratorium maya?
  2. Bagaimana hasil belajar siswa pada pelajaran IPA pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan melalui fitur laboratorium maya ?

C.   Tujuan

Dari penjelasan rumusan masalah diatas maka tujuan dari pembuatan artikel ini adalah :

  1. Mengetahui minat siswa pada pelajaran IPA pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan melalui fitur laboratorium maya?
  2. Mengetahui hasil belajar siswa pada pelajaran IPA pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan melalui fitur laboratorium maya ?

D.   Strategi Pemecahan Masalah

Laboratorium Maya mengharuskan peserta didik memiliki smartphone untuk dapat mengaksesnya oleh karena itu peneliti sebelum melakukan penelitian sudah mensurvey kepada peserta didik kelas VIII berdasarkan hasil survey semua peserta didik sudah mempunyai smartphone hanya saja ada yang terkendala pada paket datanya. Dengan berdasarkan survey tersebut peneliti membuat strategi :

  1. Mengorganisasikan peserta didik dalam beberapa kelompok dengan memastikan setiap kelompok minimal memiliki 2 smartphone yang sudah berisi paket data internetnya.
  2. Peneliti menyiapkan internet gratis dengan cara membuat hotspot dari smartphone yang dimiliki oleh peneliti.

BAB II

PEMBAHASAN DAN SOLUSI

A.   Strategi Pemecahan Masalah

Tahapan dalam pembelajaran IPA pada pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan melalui fitur laboratorium maya adalah sebagai berikut :

  1. Guru menyiapkan ketersediaan materi (struktur dan fungsi tumbuhan) pada laboratorium maya.
  2. Guru memastikan semua peserta didik sudah pernah dan sering menggunakan fitur laboratorium maya.
  3. Guru membagikan peserta didik ke dalam beberapa kelompok yang heterogen.
  4. Guru membagikan LKPD 1 kepada setiap kelompok dan memberikan kesempatan kepada peserta didik jika ada hal yang belum jelas terkait kegiatan pada LKPD 1.
  5. Guru menginformasikan tugas yang harus dilakukan oleh peserta didik sesuai dengan LKPD 1 yaitu pengamatan organ penyusun tumbuhan.
  6. Peserta didik diminta untuk mengambil bahan-bahan yang digunakan (tanaman bayam, kangkung, jahe/kunyit/lengkoas, wortel, kentang, singkong).
  7. Peserta didik diminta mengamati bahan-bahan tersebut (tanaman bayam, kangkung, jahe/kunyit/lengkoas, wortel, kentang, singkong), dibantu melalui fitur laboratorium maya pada portal rumah belajar. https://vlab.belajar.kemdikbud.go.id/Konten/VirtualLab/28
  8. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengemukakan pendapat maupun bertanya berdasarkan yang diamatinya. Guru mengharapkan peserta didik mengajukan pertanyaan “Apakah setiap jenis tumbuhan tersusun dari organ-organ yang sama?”
  9. Guru membimbing peserta didik untuk melakukan kegiatan pengamatan terhadap beberapa jenis tanaman yang telah disediakan serta mencari informasi tentang organ-organ pada tumbuhan dan yang mengalami modifikasi struktur melalui fitur laboratorium maya pada portal rumah belajar. https://vlab.belajar.kemdikbud.go.id/Konten/VirtualLab/28
  10. Peserta didik menuliskan hasil pengamatan ke dalam tabel hasil pengamatan pada kertas manila yang diberikan oleh guru.
  11. Peserta didik menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi pada organ tumbuhan yang diperoleh melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan praktik langsung menggunakan fitur laboratorium maya pada portal rumah belajar.
  12. Peserta didik menjawab pertanyaan yang ada pada LKPD 1
  13. Setiap kelompok menyajikan data hasil pengamatan pada papan tulis, disertai dengan presentasi tiap kelompok.
  14. Siswa menyimpulkan hasil akhir pengamatan dan diskusi kelompok.
  15. Guru memberikan penguatan materi kepada peserta didik untuk menghindari miskonsepsi (klarifikasi).

Ada dua hasil pengamatan penting dalam penelitian ini yaitu motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA

B.   Hasil Yang Dicapai

  1. Minat Belajar Siswa

Instrumen minat belajar yang digunakan adalah survey yang dibuat melalui google form. Survey ini bertujuan mengetahui minat siswa terhadap pembelajaran IPA pada pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan melalui fitur laboratorium maya, pada saat kegiatan berlangsung proses ini mengkombinasikan antara pengamatan secara langsung dan dibantu dengan fitur laboratorium maya. Ada 3 penilaian yang digunakan yaitu berupa pertanyaan : 1). Apakah Fitur Laboratorium Maya Pada Portal Rumah Belajar Membantu Kalian Pada Saat Praktik di Sekolah ? Pada Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan, 2). Apakah Fitur Laboratorium Maya Pada Portal Rumah Belajar Membantu Kalian Pada Saat Mengerjakan Tugas LKPD 1 Pada Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan, 3). Bagaimana Penilaian Kamu Terhadap Laboratorium Maya Secara Keseluruhan ?. Responden dalam survey ini sebanyak 13 siswa, dikarenakan pada saat pelaksanaan di SMP Negeri 3 Murung masih berzona kuning sehingga didalam proses pelaksanaan pembelajaran peserta didik dibagi menjadi dua kelompok kelas guna menghindari jumlah berlebih dalam satu ruangan, namun saat ini SMP Negeri 3 Murung sudah termasuk zona merah sehingga semua proses pembelajaran dilakukan secara daring dan BDR (belajar dari rumah).

Formulir survey dapat dilihat pada link https://forms.gle/Mqe65gURbsWRNn4L9 

Pertanyaan apakah Fitur Laboratorium Maya pada Portal Rumah Belajar membantu kalian pada saat praktik disekolah ? pada pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan dari 13 tanggapan yang diberikan oleh peserta didik 7 orang dari peserta didik menjawab 10 (53%), 4 orang peserta didik menjawab 9 (30,8%) dan 2 orang peserta didik menjawab 8 (15,4%).

Pertanyaan apakah Fitur Laboratorium Maya pada Portal Rumah Belajar membantu kalian pada saat mengerjakan tugas LKPD 1 pada pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan ? dari 13 tanggapan yang diberikan peserta didik 10 orang dari peserta didik menjawab 10 (76,9%) dan 3 orang peserta didik menjawab 9 (23,1%).

Pertanyaan tentang bagaimana penilaian kamu terhadap Laboratorium Maya secara keseluruhan? Dari 13 orang peserta didik yang memberikan tanggapan, 11 orang peserta didik menjawab 10 (84,6%) dan 2 orang peserta didik menjawab 9 (15,4%).

2.   Hasil Belajar

Hasil belajar peserta didik diperoleh dari hasil jawaban setiap kelompok yang telah menjawab dengan sangat baik pada Lembar Kerja Peserta Didik 1 (LKPD 1).

Tabel Hasil Pengamatan Kelompok I (satu) dan Kelompok II (dua)

https://drive.google.com/file/d/1Xr2B9Cset2k4r7XXTagdILfaEhABrl61/view?usp=sharing

D.   Kendala-kendala yang Dihadapi

Adapun kendala-kendala yang dihadapi adalah:

  1. Tidak semua peserta didik memiliki paket internet untuk mengakses fitur Laboratorium Maya.
  2. Koneksi internet yang cenderung lambat, SMP Negeri 3 Murung terletak di desa Muara Untu sekitar 40 menit perjalanan melewati darat dari kota Puruk Cahu, didesa Muara Untu ini koneksi internet tergantung dari cuaca dan keadaan listrik, sehingga koneksi internet yang tidak stabil dapat menganggu proses pembelajaran peserta didik didalam mengakses Portal Rumah Belajar yang pada kesempatan kali ini lebih berfokus pada fitur Laboratorium Maya.
  3. Tidak semua materi IPA pada jenjang SMP tersedia pada fitur Laboratorium Maya, sebagai contoh pada pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan, yang penulis gunakaan adalah materi untuk jenjang SMA yaitu jaringan tumbuhan, tetapi pokok pembahasannya pada dasarnya tetap sama yaitu tentang akar, batang, daun, bunga dan buah, disinilah ketelitian pendidik didalam memanfaatkan dan mengaitkan materi yang ada baik dari jenjang SMP dan SMA, sehingga penulis tetap menggunakannya sebagai media pembelajaran.

E.   Faktor-faktor Pendukung

Faktor-faktor pendukung pembelajaran IPA Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan Melalui Fitur Laboratorium Maya :

  1. Semua peserta didik kelas VIII pada SMP Negeri 3 Murung sudah memiliki Smartphone untuk mengakses fitur Laboratorium Maya
  2. Tersedianya akses internet walapun kecepatan akses internet masih belum memadai.
  3. Tingginya minat peserta didik untuk melakukan percobaan-percobaan baru di fitur Laboratorium Maya

BAB III

KESIMPULAN DAN HARAPAN

A.   Kesimpulan

Dari proses pembelajaran IPA Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan Melalui Fitur Laboratorium Maya dapat disimpulkan :

  1. Melalui penggunaan fitur Laboratorium Maya dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pelajaran IPA pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan.
  2. Melalui penggunaan fitur Laboratorium Maya dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA pokok pembahasan struktur dan fungsi tumbuhan.

B.   Harapan

Berdasarkan hasil yang telah diperoleh selama melakukan Best Practice penulis dan peserta didik berharap :

  1. Laboratorium Maya merupakan salah satu fitur pada portal rumah belajar yang menyediakan materi praktik langsung secara virtual bagi peserta didik, dengan adanya laboratorium maya ini peserta didik bisa melakukan percobaan sendiri secara virtual tentunya lebih aman, bisa dimana saja, kapan saja atau dengan siapa saja. Besar harapan penulis dan peserta didik agar kedepannya fitur Laboratorium Maya menambah materi-materi yang ada pilihan menu materi praktikumnya.
  2. Kepada pemerintah daerah dan provider yang ada di Kabupaten Murung Raya secara khusus di desa Muara Untu penulis dan peserta didik berharap untuk kedepannya dilakukan perbaikan dan penataan ulang untuk akses internet, agar akses internet di desa Muara Untu bisa lebih baik lagi.

LINK ARTIKEL BEST PRACTICE “Upaya Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Pokok Pembahasan Struktur dan Fungsi Tumbuhan Melalui Fitur Laboratorium Maya”

VIDEO KEGIATAN BEST PRACTICE

https://www.youtube.com/watch?v=AEO2mFeUROU

LINK SOSIAL MEDIA INTAGRAM = https://www.instagram.com/p/CF303hrDKfE/

LINK SOSIAL MEDIA FACEBOOK = https://web.facebook.com/bayuputra.info/posts/10214221349686983

LAMPIRAN FOTO-FOTO KEGIATAN BEST PRACTICE

PROSES MENYIAPKAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1 (LKPD 1) DAN BAHAN.
PEMBIMBINGAN KEPADA MASING-MASING KELOMPOK.
PROSES PENGAMATAN OLEH PESERTA DIDIK.
PEMANFAATAN FITUR LABORATORIUM MAYA OLEH PESERTA DIDIK UNTUK MENJAWAB LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1 (LKPD 1).
PEMAPARAN HASIL LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1 (LKPD 1) OLEH MASING-MASING KELOMPOK.
Kesimpulan Pelajaran Oleh Guru & Siswa Secara Bersama-Besama.

LAMPIRAN FOTO-FOTO PESERTA DIDIK PADA SAAT MENGISI SURVEY MELALUI GOOGLE FORM

FOTO PESERTA DIDIK SAAT MENGISI SURVEY MELALUI GOOGLE FORM.
FOTO PESERTA DIDIK SAAT MENGISI SURVEY MELALUI GOOGLE FORM.
FOTO PESERTA DIDIK SAAT MENGISI SURVEY MELALUI GOOGLE FORM.
FOTO PESERTA DIDIK SAAT MENGISI SURVEY MELALUI GOOGLE FORM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *